
Old Ergis
Pandai besi, tujuh puluhan"Besi itu dingin. Yang panas cuma kepala orang muda."
Ia menempa palang gendang Saiyna dan tidak pernah pergi lebih jauh dari tepi hutan. Bawa pulang besi dari Dunia Bawah, dan ia menempa ulang senjatamu.


Tum, tum, tum. Taiga sedang mendengar.Malam ketiga ratus, Saiyna berjalan ke utara.

Kulitnya dari rusa yang mati di salju pertama. Palang besinya ditempa Old Ergis, dan tujuh liontinnya berdenting tiap kali kamu berlari. Saiyna memukulnya dengan cakar beruang. Bunyinya sampai ke dunia lain.
Gendang ini punya tiga ritme, dan tiap ritme adalah sikap tarung. Atas cepat dan ringan. Tengah menahan, lalu membalas. Bawah berat dan lambat, dan membuka jalan ke sungai es.
Bear Claw. Sarung tangan cakar beruang. Pemukul gendang sekaligus pencakar, paling cepat di ritme Atas.

Ia mendengar yang tidak didengar orang lain: derak es di sungai bawah tanah, kepak sayap di langit yang tidak pernah siang.
Ketika roh berhenti menjawab gendang para tetua, klan meminta Saiyna berjalan ke utara. Kamu memainkannya dari hutan pertama sampai sungai es. Gendang di tangan kiri, cakar beruang di tangan kanan, dan setiap pukulan bisa memindahkannya ke dunia lain di tengah pertarungan.
Ada tujuh wilayah di tiga dunia, dan dua puluh roh bos menunggu di dalamnya. Empat hal ini menjagamu tetap hidup.
Setiap ketukan bisa menyerang atau menangkis.
Susun ritme dengan benar dan roh serigala terlempar keluar dari lingkaran salju.

"Besi itu dingin. Yang panas cuma kepala orang muda."
Ia menempa palang gendang Saiyna dan tidak pernah pergi lebih jauh dari tepi hutan. Bawa pulang besi dari Dunia Bawah, dan ia menempa ulang senjatamu.

"Rusa tahu jalan pulang. Aku cuma ikut."
Ia hafal nama setiap rusa dan tidak takut gelap. Yang ia takuti sunyi, karena di taiga sunyi berarti ada yang sedang mengintai.



Di bawah sungai es tinggal raksasa setinggi larch tertua. Matanya satu, giginya besi, dan ia lapar akan bunyi. Setiap gendang yang diam di taiga sudah ia telan.
Ia tidak bisa naik ke Dunia Tengah. Jadi ia menarik dunia itu turun, sedikit demi sedikit, sampai salju tidak pernah berhenti.

Ia gugur tiga ratus tahun lalu. Tulangnya di bawah salju, rohnya berjalan di sampingmu.
Panggil dengan ritme Tengah dan Nyurgun mengambil tombaknya sendiri. Ia jarang bicara. Ingatannya panjang, dan dendamnya masih pada mata yang sama.

Pilih empat ketukan dari tiga ritme, lalu lihat apa yang terjadi pada Abaasy.
Pindah antar ritme dengan tombol panah kiri dan kanan, lalu Enter atau Spasi untuk mengetuk.
Empat lingkaran masih kosong. Gendang menunggu.
Enam tangkapan dari build festival, digantung di tiang roh seperti doa perjalanan.
Tinggalkan surelmu. Kami kabari saat demo First Snow dibuka di festival Desember 2026, dan sekali lagi saat tanggal rilis sudah pasti.
Kamu sudah mengikuti gendangnya. Kabar pertama datang lewat surel saat demo dibuka.